Jaylen Brown adalah salah satu pemain basket Muslim yang saat ini bermain di NBA. Bintang Boston Celtics ini mengikuti ajaran Islam, seperti melaksanakan umrah dan melakukan puasa, dan merasakan pengalaman unik dari melakukannya.
Brown akan melakukan umrah pada tahun 2024, tak lama setelah Boston Celtics memenangkan gelar NBA. Pemain basket berusia 28 tahun itu merasa sangat kagum saat berada di Makkah.
.
"Saya pergi ke Makkah sekitar satu setengah minggu setelah kami [Celtics] menjadi juara [NBA]. Melakukan umrah dan perjalanan spiritual itu tidak ada yang dapat menandinginya," ujar pria yang memeluk agama Islam tersebut.
Jaylen Brown juga mengunjungi negara Timur Tengah lainnya, seperti Bahrain. Ia bertemu dengan beberapa tokoh penting dan mencoba memperluas kerja sama bisnisnya. Namun, di balik semua itu, ia menyaksikan aspek lain dari Timur Tengah yang kurang terungkap oleh media AS.
"Saya menyukai Timur Tengah. Ada banyak kesalahpahaman tentang Timur Tengah, tetapi ada juga banyak sisi positif yang saya hargai," kata Brown.
"Saat saya terus berkembang dan memikirkan masa depan, timur tengah menjadi tempat yang perlu saya pertimbangkan untuk dijadikan rumah saya di masa depan," ujarnya.
Pada Bulan Ramadan, Brown juga melaksanakan puasa seperti umat muslim pada umumnya, meskipun musim NBA masih berlangsung. Performanya tetap agresif di lapangan dan pebasket asal Marietta, Georgia, itu menyatakan bahwa tidak ada kesulitan berarti saat bermain sambil berpuasa.
.
"Menguasai keseimbangan mental yang kuat dan mampu menghadapi kesulitan hidup adalah kemampuan yang luar biasa. Saya rasa puasa telah membantu saya mengembangkan kemampuan itu, jadi ketika Anda menghadapi situasi sulit, situasi stres, depresi, Anda mampu bertahan karena Anda telah melatihnya," katanya.
Editor : Pimred Laksamana.id