Laksamana.id | Sulawesi Tenggara - Massa aksi dari Aliansi pemuda Sultra sambangi Kejati Sultra dan Walikota kendari.senin 24/02/2024
Massa Aksi Menuntut pencopotan direktur PDAM Kota Kendari Karena adanya dugaan indikasi korupsi dengan bulum di bayarkannya gaji karyawan pada bulan 7 2024 dengan alasan pada saat itu tidak berada di jaman direktur saat ini.
Massa aksi juga meminta walikota kendari dan Kejati Sultra untuk segera melakukan evaluasi dan audit kepada direktur PDAM kota kendari karena adanya penambahan karyawan yang sementara kondisi PDAM sedang tidak baik baik saja dengan adanya dugaan indikasi korupsi pada perjalanan dinas yang tidak tepat sasaran.
Dalam Aksi Ini massa aksi diterima oleh Sekretaris Daerah Kota kendari bahwa ia akan memanggil dan mengevaluasi direktur PDAM untuk menindaklanjuti persoalan ini.
Yongki Ardiansyah Ketua Umum APS Menyampaikan Bahwa " Kita harus menyadari bahwa air adalah sumber kehidupan dan sebagai kebutuhan dasar kehidupan manusia yang dimana harus terpenuhi, harusnya dengan adanya PDAM ini kebutuhan air mampu terpenuhi dengan baik dan harus selaras dengan kesejahteraan karyawanya"ucapnya
Dalam Persoalan ini kami juga akan meminta DPRD kota kendari untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat(RDP) bersama dengan dinas terkait untuk melakukan audit sehingga kasus ini bisa terang benerang agar kepercayaan publik untuk investasi di PDAM kota kendari bisa kembali Terpercaya.
Editor : Pimred Laksamana.id