Laksamana.id | Banyuwangi – Tasyakuran Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Banyuwangi berlangsung khidmat dan penuh makna di kantor Media Seblang.com, dengan dihadiri oleh Kapolresta Banyuwangi, Dandim Banyuwangi, serta perwakilan Danlanal Banyuwangi. Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi insan pers, tetapi juga diisi dengan kegiatan sosial berupa santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan.
Komisaris Seblang.com, Erwin Yudianto, S.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tamu undangan. "Kehadiran Kapolresta dan jajaran aparat TNI-Polri menjadi bukti nyata dukungan terhadap insan pers. Sinergi ini sangat penting dalam menjaga stabilitas informasi serta mengawal pembangunan daerah, termasuk dalam bidang ketahanan pangan," ujarnya.[caption id="attachment_11862" align="alignnone" width="2560"]
module: NormalModule;
touch: (0.1375, 0.1375);
modeInfo: ;
sceneMode: Night;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 54.0;[/caption]
Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., menegaskan komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan melalui tiga program utama, yaitu pekarangan hunian, pemanfaatan lahan kosong, dan pengawasan distribusi pupuk.
“Target pertanian nasional yang dicanangkan adalah satu juta hektar dengan hasil produksi mencapai empat ribu ton. Ini bukan tugas yang ringan, dan Polri hadir untuk memastikan program ini berjalan sesuai rencana,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kapolresta menjelaskan bahwa program pekarangan hunian bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan sekitar tempat tinggal agar masyarakat dapat menghasilkan bahan pangan mandiri. Sementara itu, program pemanfaatan lahan kosong berfokus pada mengaktifkan lahan tidur agar lebih produktif dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan daerah.
Dalam aspek distribusi pupuk, Polri akan melakukan pengawasan ketat untuk memastikan tidak ada penyimpangan yang dapat merugikan petani. “Pupuk adalah kebutuhan dasar dalam pertanian. Polri siap mengawal distribusinya agar tidak terjadi kelangkaan atau penyalahgunaan yang merugikan petani kita,” tegasnya.
Sebagai bagian dari peringatan HPN 2025, acara ini juga diisi dengan santunan kepada anak yatim, yang diserahkan langsung oleh perwakilan insan pers dan para tamu undangan. Momen ini menjadi simbol kepedulian insan pers terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat nilai-nilai sosial dalam dunia jurnalistik.
"Dandim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos. M.Han., Berharap peringatan HPN 2025 ini dapat semakin mempererat hubungan insan pers dengan berbagai pihak dalam mengawal kebijakan dan pembangunan daerah. "Pers memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang baik, kita bisa memastikan kebijakan ketahanan pangan berjalan optimal, sekaligus terus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat," pungkasnya. (Abah)
Editor : Pimred Laksamana.id