Tak Laku Terjual, Stok Motor Listrik Menumpuk

Tak Laku Terjual, Stok Motor Listrik Menumpuk
Tak Laku Terjual, Stok Motor Listrik Menumpuk

dan penumpukan stok.

Pemimpin Asosiasi Industri Motor Listrik Indonesia (Aismoli), Budi Setiyadi menyatakan, setelah berdiskusi dengan pemain industri, mereka semua meminta adanya penjelasan skema bantuan atau insentif di tahun depan, yaitu 2025.

"Satu alasan kan transformasi biaya, tahun depan 2024, ada skema subsidi hingga 400.000-unit, jadi perusahaan mengharapkan penjualan meningkat, sehingga produksi juga bisa ditingkatkan," kata Budi kepada laksamana.id, Minggu (9/2/2024).

Baca juga:

Namun pada tahun 2024, kuota Aismoli menjadi 50.000, sehingga memicu kesalahan dalam strategi produksi. Para distributor pun meminta Aismoli untuk memperjuangkan klarifikasi tentang masalah bantuan dari pemerintah.

"Di pabrik dan tempat penjualan," kata Budi.

Penurunan penjualan yang terjadi terutama dikarenakan minat pembeli yang menurun. Penyebabnya adalah kondisi ekonomi makro yang buruk, sehingga juga mempengaruhi penjualan motor listrik.

Baca juga:

"Mereka berharap ada skema bantuan yang terbatas. Dalam waktu tiga tahun lagi, di tahun 2025, ada uang bantuan dari pemerintah dan masyarakat yang melihat promosi ini menunggu dengan sabar untuk membeli," kata Budi.

Objektifnya pemerintah bisa segera mengumumkan Program Diskon untuk Motor Listrik. Sehingga masyarakat yang menunggu tidak menunggu terlalu lama dan meningkatkan niat membeli.

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag: