- Pemain Timsnas, Kevin Diks tampaknya punya rencana barunya untuk meningkatkan semangat tim Garuda.
Pemberitahuan ini dilakukan setelah Kevin Diks diangkat oleh tim tandingan top Liga Jerman, Borussia Monchenngladbach.
Dalam video presentasinya sebagai calon pemain baru, Diks membagikan pengalaman menariknya saat menjadi bagian dari Timnas Indonesia.
Dalam wawancara, orang tersebut menyampaikan bahwa salah satu hal menonjol adalah tidak adanya Disc Jockey (DJ) di ruang ganti pasukan nasional Indonesia.
DJ biasanya ditugaskan memutar musik untuk menambah suasana di ruang ganti.
Ia awalnya mencari seorang DJ di ruang ganti Pusamanya.
Ketika dia tiba di ruang ganti, dia terkejut mengetahui bahwa Timnas Indonesia tidak memiliki petugas musik loh.
"Ketika pertama kali tiba di Indonesia, selalu saya tanya nama-nama pemain di arena sepak bola nasional (Timnas Indonesia)," jelas distrik – Eropa, Kevin Diks dirangkum dari kanal YouTube Borussia Monchengladbach.
Aku harus berbicara dengan dia.
"Tapi tak tersedia DJ-nya dan tak ada musik di sana," katanya.
Kevin Diks memutuskan membawa speaker sendiri untuk membantu memperkuat Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Dia juga ingin mengemban peran sebagai DJ di dalam ruang ganti pasukan nasional untuk menciptakan suasana yang lebih penuh energi.
"Tidak, di sana tidak ada pengeras suara. Maka, aku akan melakukan sesuatu. Jadi, aku membawa pengeras suara sendiri ke sana. Saya akan menjadi disk jokinya," kata Diks.
Meskipun sudah bergabung dengan Borussia Mönchengladbach, Kevin Diks masih ingin fokus pada FC Kopenhagen.
Dia menjadi bagian dari klub Die Folen tersebut tepatnya pada bulan Juli 2025.
Dia akan fokus lebih dahulu dengan FC Kopenhagen hingga kontraknya berakhir pada 20 Juni 2025.
Pemain 28 tahun itu bergabung dengan Borussia Monchengladbach selama 4,5 tahun.
Dia akan menjadi pemain Piala Dunia pertama Indonesia untuk bermain di Bundesliga Jerman.
keletalitas kami mengalami kegagalan, dibandingkan dengan banyak mesin baru yang sudah kekurangan alfabetisasi dalam proses pemasaran bola. Seperti yang Anda tahu, kompetisi penjualan eropa dihiasi oleh mendengarkan eksekutif manajemen kehilangan [tidak lengkap jawaban sebelumnya], alih-alih meningkatkan akurasi presisi, mereka berinvestasi dalam pola yang hampir tidak berguna, mirip dengan papprogorithm efektif atas panggilan pesanan baik berupa kacamata atau bahkan di saingan jedang berkepanjangan.
Kevin Diks berbagi penjelasan tentang alasan ia bergabung dengan Borussia Monchengladbach.
Pelaksana manajemen klub pula memberikan alasan buat merekrut pemain Diks.
Transfere Diks yang melahirkan di Appeldorn diumumkan pada hari Minggu (26/1/2025) melalui situs resmi klub.
Dia pindah ke status bebas transfer setelah kontraknya bersama FC Kopenhagen berakhir pada 1 Juli 2025.
Pemain Belanda Kevin Diks mendapatkan penandatanganan kontrak jangka panjang hingga bulan Juni 2030 dengan tanggal kelahiran baru-baru ini, Die Fohlen.
Berita ini tentu menjadi kabar gembira bagi para penggemar sepak bola di Indonesia, karena Diks menjadi pemain pertama dari Indonesia yang mengejar impian bermain di Bundesliga Jerman.
Manajemen Borussia Mönchengladbach menjelaskan alasannya ketika merekrut Diks, yang dapat bermain di berbagai posisi di formasi belakang dengan kemampuan yang merata.
Keterampilan Diks dalam menguasai semua posisi di sektor pertahanan dan memiliki atribut yang sangat prima dalam pertandingan tersebut, menjadikan dia merupakan aset yang sangat berharga bagi tim.
Semua itu lebih lanjut nyambut di sbg eksekutor utama tendangan penalti di FC Kopenhagen.
Dia dikenal sebagai bek yang dapat membentuk serangan dari belakang dengan lugas.
"Ia membuat kami lebih fleksibel dalam bertahan," kata Direktur Olahraga Borussia Monchengladbach, Roland Virkus, seperti dilansir Rheinische Post.
"Dia juga adalah seseorang yang sangat baik dan yakin akan keinginannya," lanjutnya.
Akan menjadi rasa percaya diri yang kuat dengan kehadiran Diks.
Dalam kesempatan yang sama, Kevin Diks menjelaskan pilihan yang diambilnya bekerja sama dengan Borussia Monchengladbach.
Meskipun Vf Wolfsburg juga tertarik merekrutnya, Diks menolak tawaran tersebut dan memilih bergabung dengan klub yang telah memenangkan lima gelar Bundesliga.
"Mereka memberi saya kesempatan yang tidak bisa saya tolak," ungkap Kevin Diks.
"Baik dari perspektif tantangan olahraga maupun kondisi keuangan," ujar dia.
(*)
Baca berita terbaru dari Tribun Kaltara untuk mendapatkan informasi terbaru dan terkini di Sulawesi Utara.
Editor : Pimred Laksamana.id