Habit makanan Anda memiliki dampak signifikan pada kesehatan Anda secara keseluruhan, terutama dalam pengelolaan kadar gula darah.
Misalnya, mengikuti diet yang kaya akan kalium dapat meningkatkan resiko penyakit jantung bagi penderita diabetes.
Tetapi, mengonsumsi makanan kaya serat dapat membantu mengendalikan kadar gula darah dan membantu mengelola berat badan, yang merupakan masalah umum bagi orang-orang yang menderita diabetes.
Berikut beberapa alasan mengapa penting bagi penderita diabetes untuk mendapatkan asupan nutrisi yang tepat dalam jumlah yang tepat.
Hal ini tidak hanya akan mengatur kandungan gula darah, tetapi juga dapat membantu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan Anda.
Nutrisi Penting untuk Diabetes
Berikut adalah beberapa nutrisi penting yang sebaiknya dikonsumsi oleh orang yang mengidap diabetes.
1. Serat
Struktur dapat membantu mengatur kadar gula darah dan menghambat penyerapan gula.
Ada dua jenis serat, yaitu serat larut dan serat tidak larut.
"Serat larut ditemukan dalam buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, dan membantu mengelola kadar gula darah dengan memperlambat masuknya gula ke dalam aliran darah," sebut Ahli Gizi, Dr. Rohini Patil.
Serat larut dapat membantu proses pencernaan dan meningkatkan rasa kenyang, sehingga dapat membantu mengatur berat badan.
2. Magnesium
Magnesium berperan penting dalam kualitas sensitivitas insulin dan proses metabolisme glukosa.
menunjukkan bahwa penderita diabetes biasanya memiliki kadar magnesium yang sangat rendah.
Kurangnya magnesium dapat meningkatkan kemungkinan pengendalian kadar gula darah yang tidak baik.
Sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, biji-bijian, dan gandum utuh merupakan sumber yang banyak mengandung magnesium yang dapat membantu menjaga kadar glukosa darah menjadi lebih baik.
3. Vitamin D
Vitamin D sangat penting bukan hanya untuk system kekebalan tubuh dan kesehatan tulang, tetapi juga untuk proses metabolisme glukosa dan sensitivitas insulin.
Kadar vitamin D yang rendah dinyatakan terkait dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2.
Oleh karena itu, untuk mengelola diabetes, Anda harus memastikan asupan vitamin D yang cukup dengan cara terpapar sinar matahari, serta mengonsumsi makanan yang difortifikasi, seperti ikan berlemak dan telur.
4. Kromium
Kromium adalah mineral yang meningkatkan penggunaan insulin dan penting untuk menjaga metabolisme glukosa normal.
"Suplemen kromium telah membuktikan meningkatkan daya sensitivitas insulin dan menurunkan kadar gula darah pada saat pradewasa," katanya Dr. Patil.
Kacang hijau, brokoli, barley, oat, dan almond merupakan sumber kromium yang baik.
5. Seng
Bermanfaat membuka rahasia, mangan seng adalah vitamin penting untuk mengatur kadar gula darah.
Namun, penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa diperlukan lebih banyak bukti yang kuat untuk membenarkan fakta ini.
Jika seng dikonsumsi dalam jumlah yang tepat, berperannya penting dalam produksi dan sekresi insulin, yang mengatur kadar gula darah.
Makanan sumber energi tinggi meliputi daging, kerang, kacang, dan biji-bijian.
6. Kalium
Kalium membantu menegakkan keseimbangan cairan, nada kontraksi otot, dan mengatur sinyal-sinyal saraf.
Kalium juga memainkan peran penting dalam mengatur tekanan darah, yang sangat terutama bagi individu yang menderita diabetes dengan risiko tinggi mengalamihipertensi.
Bahwa kadar kalium yang rendah dikaitkan dengan risiko diabetes yang lebih tinggi.
Anda harus mengonsumsi makanan yang kaya kalsium, seperti buah-buahan seperti pisang, jeruk, dan buah lainnya; sayuran seperti kentang, tomat, dan bayam.
Selain semua nutrisi yang disebutkan di atas, antioksidan juga membantu melawan stres oksidatif, yang lebih tinggi pada penderita diabetes dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi lainnya.
Baca berita lainnya tentang kesehatan.
(Laksamana.id)
Editor : Pimred Laksamana.id