Scroll untuk baca artikel

Dosen dan Mahasiswa IKTA Edukasi Warga Pulau Birandang tentang Ketahanan Pangan Keluarga dan Pencegahan Stunting

Dosen dan Mahasiswa IKTA Edukasi Warga Pulau Birandang tentang Ketahanan Pangan Keluarga dan Pencegahan Stunting
Dosen dan Mahasiswa IKTA Edukasi Warga Pulau Birandang tentang Ketahanan Pangan Keluarga dan Pencegahan Stunting

KAMPAR — Dosen dan mahasiswa Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah (IKTA) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga Berbasis Posyandu dalam Mendukung Kampung Iklim Ramah Anak untuk Pencegahan Stunting dan Adaptasi Perubahan Iklim” di Desa Pulau Birandang, Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, pada 19 Agustus 2026.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya ketahanan pangan keluarga, pemanfaatan pangan lokal bergizi, pencegahan stunting, serta adaptasi terhadap perubahan iklim. Ibu yang memiliki balita dan kader Posyandu menjadi sasaran utama kegiatan, dengan melibatkan pihak desa dan tenaga kesehatan setempat.

Dalam pelaksanaannya, tim PKM memberikan edukasi dan mengadakan diskusi bersama peserta dengan memanfaatkan presentasi PowerPoint (PPT) dan poster edukasi. Materi disampaikan secara komunikatif agar peserta lebih mudah memahami pentingnya pemenuhan kebutuhan pangan keluarga yang cukup, aman, beragam, bergizi, bermutu, dan terjangkau.

Peserta juga mendapatkan informasi mengenai pemanfaatan sumber pangan lokal untuk mendukung pemenuhan gizi keluarga, khususnya bagi anak dalam masa pertumbuhan. Edukasi ini menekankan pentingnya keberagaman bahan pangan dan pemenuhan kebutuhan gizi sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.

Sebagai bagian dari kegiatan, tim memberikan sayuran berupa bayam dan wortel kepada peserta. Pemberian tersebut dimaksudkan untuk memperkenalkan contoh bahan pangan yang dapat dimanfaatkan dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Melalui pengenalan bahan pangan yang mudah dijumpai di lingkungan sekitar, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya memilih dan mengolah bahan makanan bergizi untuk mendukung kesehatan serta pertumbuhan anak.

Untuk mendukung keberlanjutan penyampaian informasi kesehatan, tim juga menyerahkan poster edukasi kepada pihak Puskesmas atau Puskesmas Pembantu (Pustu). Poster tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai media informasi bagi tenaga kesehatan dan kader Posyandu dalam menyampaikan pesan mengenai ketahanan pangan keluarga, pemenuhan gizi anak, pencegahan stunting, dan adaptasi perubahan iklim kepada masyarakat.

Kegiatan ini mengedepankan edukasi, diskusi, serta pengenalan bahan pangan bergizi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu peserta memahami keterkaitan antara ketersediaan pangan keluarga, pemenuhan gizi anak, dan pentingnya kesiapan keluarga dalam menghadapi perubahan kondisi lingkungan.

Melalui kegiatan PKM ini, IKTA mendorong penguatan peran keluarga dan Posyandu dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak serta pencegahan stunting. Keterlibatan kader Posyandu dan tenaga kesehatan juga diharapkan dapat membantu keberlanjutan edukasi di tingkat masyarakat, sehingga pengetahuan mengenai ketahanan pangan keluarga dan pemanfaatan pangan lokal bergizi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam memberdayakan masyarakat melalui edukasi kesehatan dan ketahanan pangan. Dengan peningkatan pengetahuan serta dukungan media edukasi yang dapat dimanfaatkan kembali, masyarakat diharapkan semakin mampu membangun kebiasaan pemenuhan gizi keluarga sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya adaptasi perubahan iklim. (red/adri)

Editor : Yanto
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Pengobatan
Terkini