LUBUK SIAM, RIAU — Dosen dan mahasiswa Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah (IKTA) menggelar pelatihan keterampilan konseling imunisasi bagi kader Posyandu di Aula Kantor Desa Lubuk Siam, Kamis (26/6/2025). Agenda pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan untuk memperkuat kapasitas kader dalam mendongkrak capaian imunisasi dasar lengkap pada balita.
Sebanyak 14 kader Posyandu perwakilan dari seluruh dusun di Desa Lubuk Siam mengikuti pelatihan bertajuk “Perkuat Peran Kader Posyandu dengan Mengadakan Pelatihan Skill Konseling Imunisasi untuk Meningkatkan Cakupan Imunisasi Dasar”. Desa Lubuk Siam sendiri merupakan salah satu desa binaan Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat IKTA.
Ketua Tim Pengabdian Masyarakat IKTA, Eva Mayasari, M.Kes., menjelaskan bahwa pelatihan dirancang menggunakan simulasi interaktif (role play) dan bedah studi kasus nyata di lapangan. Metode ini diterapkan agar kader tidak hanya memahami teori medis secara sederhana, tetapi juga terampil menghadapi keraguan atau penolakan imunisasi dari orang tua balita secara persuasif dan empatik.
“Kegiatan ini tidak berhenti pada pelatihan kader saja, melainkan akan berlanjut dengan intervensi yang lebih luas dan berkesinambungan. Salah satu program lanjutan yang kami rencanakan adalah edukasi kepada para suami, yang dinilai sangat strategis dalam pengambilan keputusan imunisasi dasar anak di keluarga,” ujar Eva.
Aparatur Pemerintah Desa Lubuk Siam turut memberikan dukungan penuh terhadap implementasi program ini. Kolaborasi lintas sektor antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan kader Posyandu diharapkan mampu membangun ekosistem kesehatan preventif jangka panjang demi menekan angka kesakitan balita akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). (red/adri)
Editor : Yanto