Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Pabrik Rokok HS, Investasi Tumbuh Budaya Melinting Tetap Dijaga

Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Pabrik Rokok HS, Investasi Tumbuh Budaya Melinting Tetap Dijaga
Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Pabrik Rokok HS, Investasi Tumbuh Budaya Melinting Tetap Dijaga

Laksamana.id | Lampung Timur — Setelah menghadiri kemeriahan Melinting Fest di Tiyuh Nibung, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah melanjutkan kunjungan kerja dengan meninjau langsung kesiapan operasional Pabrik Rokok HS di Desa Nibung, Kecamatan Gunung Pelindung, Senin (24/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari perhatian Pemerintah Kabupaten Lampung Timur terhadap perkembangan investasi sekaligus memastikan kehadiran industri baru dapat berjalan selaras dengan kehidupan masyarakat dan budaya lokal.

Bupati disambut CEO HS Sumatera Danang Setia bersama Kepala Desa Nibung Marlin Kurnia. Danang menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap keberadaan industri tersebut.

“Terima kasih kepada Ibu Bupati dan jajaran pemerintah daerah yang berkenan mampir di tengah kesibukan. Dukungan ini menjadi semangat besar bagi kami untuk membangun dan berkontribusi bagi masyarakat Lampung Timur,” ujar Danang.

Dalam peninjauan itu, Bupati Ela menekankan bahwa pembangunan ekonomi tidak boleh berjalan dengan mengabaikan budaya dan lingkungan. Menurutnya, kemajuan daerah harus mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat tanpa menghilangkan identitas budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Kemajuan ekonomi tidak harus mengorbankan budaya. Keduanya bisa berjalan beriringan—Melinting tetap jaya, rakyat tetap sejahtera. Itu tujuan utama kita semua,” tegas Ela.

Kehadiran Pabrik Rokok HS diharapkan mampu membuka peluang lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar, meningkatkan perputaran ekonomi lokal, serta memberikan kontribusi terhadap pembangunan Kabupaten Lampung Timur.

Namun, dukungan terhadap investasi tersebut tetap diiringi harapan agar perusahaan memperhatikan lingkungan, menjalin komunikasi dengan masyarakat, serta menghormati adat dan kearifan lokal.

Pihak Pabrik Rokok HS pun menyatakan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat sekitar guna menjaga hubungan yang harmonis selama menjalankan aktivitas usaha.

Dengan demikian, kehadiran industri di Desa Nibung diharapkan bukan sekadar berdirinya sebuah pabrik, tetapi menjadi bagian dari langkah bersama membangun ekonomi daerah.

Investasi boleh tumbuh, lapangan kerja boleh bertambah, tetapi budaya Melinting tetap menjadi jati diri yang harus dijaga. (*)

Editor : Pimred Laksamana.id