Laksamana.id | Lampung Timur – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar Gerakan Serentak Penetrasi Pasar Murah di area parkir Pasar Sukadana, Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi daerah.
Program yang dilaksanakan secara serentak di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung tersebut difokuskan pada penyediaan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau agar masyarakat tidak terbebani oleh fluktuasi harga di pasaran.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lampung Timur, Elinda Alfian, mengatakan pasar murah di Pasar Sukadana berlangsung selama dua hari, yakni 18–19 Juni 2026.
"Kami fokus pada tiga komoditas utama yang sangat berpengaruh terhadap inflasi, yaitu beras, minyak goreng, dan gula pasir," ujar Elinda didampingi Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan, Neli Agustina.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli bahan pokok dengan harga di bawah harga pasar. Beras SPHP dijual seharga Rp60.000 per kemasan 5 kilogram, minyak goreng Rp15.500 per kilogram, dan gula putih Rp17.500 per kilogram.
Sejak pagi hari, ratusan warga tampak memadati area pasar murah untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih hemat. Antusiasme masyarakat menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap program yang secara langsung membantu meringankan pengeluaran rumah tangga.
Sebelumnya, kegiatan serupa telah digelar di Pasar Pekalongan dan akan kembali dilaksanakan di Pasar Way Jepara pada 23–24 Juni 2026 sebagai bagian dari rangkaian program pengendalian inflasi daerah.
Melalui Gerakan Serentak Penetrasi Pasar Murah ini, Pemkab Lampung Timur berharap masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari kebijakan stabilisasi harga, sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan terjangkau di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang. (*)
Editor : Pimred Laksamana.id