Niat Mancing Berujung Duka, PHL BPKAD Lampung Timur Ditemukan Meninggal di Way Bungur

Niat Mancing Berujung Duka, PHL BPKAD Lampung Timur Ditemukan Meninggal di Way Bungur
Niat Mancing Berujung Duka, PHL BPKAD Lampung Timur Ditemukan Meninggal di Way Bungur

Laksamana.id || Lampung Timur — Aktivitas memancing yang semula diniatkan untuk melepas penat justru berakhir duka. Seorang warga Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur, ditemukan meninggal dunia di tanggul pinggir sungai, wilayah Kecamatan Way Bungur, Selasa (5/5/2026).

Korban diketahui bernama Eko Yulianto, seorang Pekerja Harian Lepas (PHL) di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lampung Timur. Sebelumnya, korban berpamitan kepada keluarga untuk pergi memancing pada Senin (4/5/2026). Namun hingga keesokan harinya, ia tak kunjung pulang dan tidak dapat dihubungi.

Kekhawatiran keluarga dan rekan kerja pun memicu upaya pencarian. Pihak BPKAD kemudian berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat guna menelusuri keberadaan korban.

Kapolsek Way Bungur, Iptu Risma Wati, membenarkan adanya laporan orang hilang tersebut. Ia menyebut pihaknya segera menindaklanjuti laporan dari BPKAD terkait seorang PHL cleaning service yang tidak kembali setelah memancing.

“Dari pihak BPKAD menghubungi kami untuk membantu mencari informasi terkait PHL yang pergi memancing dan tidak ada kabar,” ujar Iptu Risma.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 10.28 WIB, Bhabinkamtibmas melaporkan penemuan seorang pria dalam kondisi tidak bernyawa di lokasi kejadian. Ciri-ciri korban sesuai dengan identitas yang sebelumnya dilaporkan.

Hingga kini, penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Tidak ditemukan tanda-tanda kehilangan barang berharga, termasuk sepeda motor milik korban yang masih berada di sekitar lokasi.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di alam terbuka, serta pentingnya menjaga komunikasi dengan keluarga demi keselamatan. (*)

Editor :