Jalan Poros di Sukadana Rusak Parah, Warga Negara Nabung Minta Segera Diperbaiki

Jalan Poros di Sukadana Rusak Parah, Warga Negara Nabung Minta Segera Diperbaiki
Jalan Poros di Sukadana Rusak Parah, Warga Negara Nabung Minta Segera Diperbaiki

Laksamana.id || Lampung Timur — Kondisi jalan poros kabupaten yang menghubungkan Desa Negara Nabung menuju Jalan H. Abdul Rahman hingga ke Sukadana Ilir dan Bumi Ayu, Kecamatan Sukadana, kian memprihatinkan.

Sepanjang ruas jalan mulai dari Balai Desa Negara Nabung hingga kawasan Sukadana Ilir dan Bumi Ayu, terlihat banyak lubang menganga di berbagai titik yang membahayakan pengguna jalan.

Tokoh masyarakat setempat, Sakimin, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung lama tanpa adanya perbaikan menyeluruh.

“Jalan Sampurna Jaya menuju Jalan H. Abdul Rahman ini sudah bertahun-tahun belum pernah diperbaiki. Kalaupun ada, perbaikan hanya beberapa meter saja,” ujarnya.

Ia menegaskan, jalan tersebut merupakan akses vital bagi aktivitas masyarakat, mulai dari pendidikan, perkantoran hingga sektor pertanian.

“Padahal jalan ini termasuk akses penting untuk transportasi pendidikan, perkantoran, dan juga pertanian,” tambahnya.

Warga memperkirakan panjang jalan yang mengalami kerusakan mencapai sekitar 5 hingga 6 kilometer dan terus meluas hingga ke wilayah hilir.

“Kerusakan sudah sampai ke arah Desa Bumi Ayu dan Taman Sari di Kecamatan Probolinggo,” kata seorang warga.

Kepala Desa Negara Nabung, Samsi, yang ditemui pada Rabu (29/4/2026), menyampaikan keprihatinan serupa. Ia menyebut jalan tersebut berstatus jalan poros kabupaten, namun pemeliharaannya dinilai belum optimal.

“Setahu kami, pemeliharaan terakhir itu mungkin menjelang Pemilu 2024. Tapi sekarang kondisinya justru semakin parah,” kata Samsi.

Ia berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan tersebut.

“Minimal bisa diperbaiki agar layak dilalui, meskipun tidak langsung seluruhnya,” ujarnya.

Menurutnya, jalan poros itu merupakan urat nadi kehidupan masyarakat. Jika kondisi jalan terus memburuk, maka aktivitas warga akan terganggu.

“Jalan ini digunakan untuk pendidikan, kesehatan, hingga mengangkut hasil pertanian. Kalau jalan ini lumpuh, aktivitas masyarakat juga ikut terhenti,” tegasnya.

Selain itu, jalan tersebut juga menjadi akses penting bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pejabat, karena berada di kawasan perkantoran vertikal.

“Di sepanjang jalan ini ada Kantor Pengadilan Negeri, Kementerian Agama, KPU, Pramuka, Brimob, dan kantor vertikal lainnya,” jelas Samsi.

Masyarakat Desa Negara Nabung pun berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, khususnya Bupati, dapat memprioritaskan perbaikan jalan tersebut.

“Harapan kami, jalan ini bisa segera diperbaiki karena sangat berpengaruh terhadap kemajuan daerah, apalagi desa kami merupakan pintu masuk menuju ibu kota Sukadana,” pungkasnya. (*)

Editor :