Laksamana.id || Lampung Tengah – Proses penerimaan calon anggota Polri Tahun Anggaran 2026 kini memasuki tahap pemeriksaan administrasi (Rikmin) awal.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Polres Lampung Tengah sebagai bagian dari Panitia Bantuan Penerimaan (Pabanrim) di jajaran Polda Lampung.
Sebanyak 258 peserta tercatat mengikuti tahapan Rikmin awal untuk jalur Bintara dan Tamtama, dengan rincian:
Bintara PTU berkemampuan SPKT: 226 peserta
Bintara berkemampuan Intelijen: 11 peserta
Bintara Polair: 7 peserta
Bakomsus Pertanian: 1 peserta
Tamtama Brimob: 13 peserta
Sementara itu, terdapat 6 peserta seleksi Akademi Kepolisian yang menjalani Rikmin awal di tingkat Polda Lampung.
Pelaksanaan pemeriksaan administrasi dilakukan secara cermat dan menyeluruh dengan melibatkan tim internal dan eksternal.
Tim eksternal terdiri dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Pendidikan, serta pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lampung Tengah.
Adapun tim internal melibatkan Bag SDM, Sie Propam, Siwas, dan Si Dokkes.
Mewakili Kapolres Lampung Tengah, Zulkifli Rusli selaku Kabag SDM menjelaskan bahwa tahapan Rikmin awal dilaksanakan selama dua hari, yakni Senin (6/4) hingga Rabu (8/4).
Ia mengungkapkan bahwa pemeriksaan meliputi verifikasi keabsahan dokumen seperti ijazah, nilai rapor, KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran, batas usia, hingga domisili peserta.
Selain itu, dilakukan pula pengukuran tinggi dan berat badan sebagai bagian dari persyaratan awal.
“Seluruh proses seleksi dilaksanakan dengan prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Hasil pemeriksaan akan diumumkan secara terbuka agar peserta dapat mengetahui secara langsung kelulusan mereka untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.
Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan.
“Seleksi ini tidak dipungut biaya.
Jika ada pihak yang menawarkan bantuan kelulusan dengan imbalan tertentu, segera laporkan.
Kami akan tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, panitia mengimbau para peserta untuk mempersiapkan diri secara maksimal, baik dari segi fisik, mental, maupun kemampuan diri.
“Percaya pada kemampuan sendiri dan iringi dengan doa,” pungkasnya.
(S.Ard)
Editor : Yanto