Laksamana.id || Kasui Waykanan Lampung –
Kepedulian masyarakat kembali terlihat di Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan. Warga secara swadaya melakukan penggalangan dana untuk memperbaiki jalan rusak parah di kawasan Simpang Banjit yang selama ini dikeluhkan para pengguna jalan.
Dari hasil penggalangan dana yang dilakukan masyarakat, terkumpul dana sebesar Rp5.700.000 yang kemudian digunakan untuk membeli material batu split guna menimbun jalan yang rusak.
Kondisi jalan di lokasi tersebut memang sudah cukup lama mengalami kerusakan. Jalan berbatu yang berlubang dan tidak rata membuat kendaraan yang melintas harus ekstra hati-hati. Saat hujan turun, kondisi jalan semakin berbahaya karena menjadi licin dan sulit dilalui.
Melihat kondisi tersebut yang tak kunjung mendapat perbaikan, masyarakat akhirnya berinisiatif melakukan aksi gotong royong dengan membuka donasi dari warga dan para dermawan. Dana yang terkumpul langsung disalurkan untuk pembelian material batu split sebagai langkah perbaikan sementara agar jalan bisa lebih aman dilalui.
Salah satu warga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama demi keselamatan pengguna jalan.
“Ini murni dari kepedulian masyarakat. Jangan berpikir ini bukan tugas kita, karena kalau bukan kita yang peduli terhadap keselamatan bersama, siapa lagi,” ujarnya.
Saat ini proses perbaikan masih terus dilakukan secara bertahap dengan menimbun bagian jalan yang paling rusak menggunakan material batu. Rencananya seluruh dana yang terkumpul akan diserahkan langsung kepada pihak yang mengelola kegiatan perbaikan di lokasi tersebut.
Masyarakat juga berharap adanya perhatian dari pihak terkait agar jalan tersebut bisa segera diperbaiki secara permanen, sehingga aktivitas warga dan pengguna jalan dapat berjalan dengan lebih aman dan lancar.
Aksi penggalangan dana ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat Kasui dalam menghadapi persoalan infrastruktur di daerah mereka. Warga berharap langkah kecil yang mereka lakukan dapat membawa perubahan dan menjadi perhatian bagi pihak berwenang.
(Saka Ard)
Editor : Yanto