Laksamana.id —
Langit Bumi Ruwa Jurai menjadi saksi salah satu tonggak penting dalam perjalanan karier seorang perwira tinggi TNI Angkatan Darat.
Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Haryantana, S.H., yang selama ini dikenal sebagai sosok pemimpin tegas, cerdas, dan humanis, resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVII/Cenderawasih, Papua.
Penugasan strategis tersebut merupakan wujud kepercayaan negara atas kapasitas, integritas, serta rekam jejak panjang pengabdian Brigjen TNI Haryantana dalam menjaga stabilitas dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kodam XVII/Cenderawasih sendiri dikenal sebagai salah satu wilayah dengan dinamika strategis yang kompleks, baik dari sisi keamanan, sosial kemasyarakatan, maupun percepatan pembangunan nasional di Tanah Papua.
Brigjen TNI Haryantana tercatat sebagai lulusan terbaik Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXV, sebuah predikat prestisius yang hanya diraih oleh perwira dengan keunggulan intelektual, kepemimpinan visioner, serta pemahaman strategis kebangsaan yang mendalam.
Prestasi tersebut semakin menegaskan kapasitasnya sebagai perwira tinggi yang siap mengemban tugas-tugas strategis negara.
Sebelum dipercaya menjabat sebagai Kasdam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Haryantana mengemban amanah sebagai Komandan Korem 043/Garuda Hitam.
Selama masa kepemimpinannya, ia berhasil menorehkan berbagai capaian signifikan, khususnya dalam penguatan pembinaan teritorial dan peningkatan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat.
Di bawah kepemimpinannya, Korem 043/Garuda Hitam tampil sebagai satuan yang adaptif, responsif terhadap dinamika wilayah, serta hadir secara nyata di tengah masyarakat.
Pendekatan humanis yang dikedepankan menjadikan TNI semakin dekat dengan rakyat, sekaligus memperkokoh Kemanunggalan TNI dan Rakyat sebagai pilar utama ketahanan wilayah.
Tak hanya berfokus pada aspek keamanan, Brigjen TNI Haryantana juga aktif mendukung berbagai program pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan, mulai dari pendampingan program pemerintah, penanganan bencana, hingga upaya menjaga kondusivitas wilayah melalui komunikasi sosial yang intensif.
Kini, dengan amanah baru sebagai Kasdam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Haryantana diharapkan mampu membawa pengalaman, keteladanan, serta pendekatan kepemimpinan yang humanis dan profesional dalam mendukung tugas Pangdam XVII/Cenderawasih.
Kehadirannya di Papua menjadi bagian penting dari upaya menjaga stabilitas keamanan, mempercepat pembangunan, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa di wilayah timur Indonesia.
Jejak pengabdian Brigjen TNI Haryantana menjadi cerminan bahwa kepemimpinan TNI tidak hanya tentang kekuatan militer, tetapi juga tentang ketulusan melayani rakyat dan menjaga keutuhan NKRI dari Sabang sampai Merauke.
Editor : Yanto