Laksamana.id || Bitung —
Pengurus Besar Pejuang Rakyat Sejati Indonesia (PB PERISAI) resmi dikukuhkan melalui Pelantikan dan Musyawarah Kerja Nasional (MUKERNAS) I yang berlangsung di Gedung BPU Sarundajang, Kantor Wali Kota Bitung (27 November 2025).
Kegiatan mengusung tema:
“Optimalisasi Peran Serta dalam Pembangunan Nasional & Daerah melalui Penguatan Kelembagaan dan SDM ORMAS yang Handal dalam Menghadapi Tantangan Zaman.”
Sub-tema:
“Merumuskan Ide dan Gagasan Program Kerja yang Adaptif & Responsif terhadap Kebutuhan Masyarakat.”
Budaya Sulut Meriahkan Pembukaan
Acara diawali doa, menyanyikan Indonesia Raya dan Mars PERISAI, serta penampilan Tari Kabasaran Lalandoud dan Masamper Putra Siloam Tandurusa sebagai wujud pelestarian budaya Sulawesi Utara.
Pelantikan Pengurus 2025–2030
Pelantikan dipimpin Sekretaris Jenderal PB PERISAI, Kamarudin Kiyai, S.Sos, sesuai AD/ART yang menetapkan tiga unsur berwenang melantik: Dewan Pembina, Ketua Umum, dan Sekretaris Jenderal.
Wakil Gubernur Sulawesi Utara sekaligus Ketua Dewan Penasihat PB PERISAI, Dr. Johannes Victor Mailangkay, SH, MH, berhalangan hadir karena agenda rapat bersama DPD RI. Wali Kota Bitung juga berhalangan karena mengikuti rapat Forkopimda.
Dihadiri Unsur Pemerintah dan Forkopimda
Acara dihadiri perwakilan Forkopimda Provinsi Sulut, Forkopimda Kota Bitung, tokoh masyarakat, dan berbagai ormas. Kehadiran unsur pemerintah menunjukkan dukungan terhadap kolaborasi ormas yang konstruktif dan progresif.
Mukernas I: Rancang Program Strategis 2025–2030
Setelah pelantikan, PB PERISAI menggelar MUKERNAS I untuk menetapkan program kerja strategis 2025–2030. Agenda utama meliputi penyampaian arah kebijakan organisasi, penyusunan program unggulan tiap bidang, penguatan struktur dan kaderisasi, serta penyelarasan komunikasi organisasi dari pusat hingga daerah.
Tentang PB PERISAI
PERISAI merupakan ormas yang lahir dari gerakan relawan dan masyarakat, resmi berdiri pada 5 Mei 2025 melalui Akta Notaris Richie Prentisniouws, SH, M.Kn (Nomor 02, 4 Agustus 2025).
Visi: Mewujudkan masyarakat yang cerdas, berbudaya, berkeadilan, harmonis, dan sejahtera.
Misi: Pendidikan dan pelatihan masyarakat, pemberdayaan, peningkatan pengetahuan hukum, serta pengembangan program strategis berbasis kebutuhan rakyat.
Struktur Pengurus
PB PERISAI dipimpin oleh:
Ketua Umum: Robi Reki Asia
Sekretaris Jenderal: Kamarudin Kiyai, S.Sos
Bendahara Umum: Denny Ansiga, S.Sos
Total pengurus berjumlah 206 orang, terdiri dari Dewan Pembina, Dewan Penasehat, Dewan Pengurus Harian, kepala bidang, divisi, dan sub-divisi.
Dewan Pembina dan Penasehat di antaranya:
Letjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE – Gubernur Sulawesi Utara (Dewan Pembina)
Dr. Johannes Victor Mailangkay, SH, MH – Ketua Dewan Penasihat / Pendiri PB PERISAI
Program Kerja Strategis PERISAI
Beberapa program strategis yang ditetapkan antara lain:
Perubahan mindset negatif terhadap ormas
Pemberdayaan ekonomi masyarakat
Penguatan hukum dan keadilan
Pendidikan politik dan peningkatan kualitas pendidikan
Pelayanan sosial, kesehatan, dan kemanusiaan
Penguatan jaringan kerja lokal–nasional–internasional
Pembentukan lembaga/badan usaha PERISAI: BUMO, YLBH, LP, LK, dan LTDB
Dengan pelaksanaan Pelantikan dan MUKERNAS I ini, PB PERISAI menegaskan kesiapan hadir sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat melalui gerakan sosial yang inklusif, mandiri, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
( Rivon Saleh )
Editor : Yanto