Laksamana.id || Sumber Jaya, Lampung Barat —
Wali murid SDN 2 Way Petay, Kecamatan Sumber Jaya, Lampung Barat, bersama jajaran dewan guru dan staf sekolah menggelar kegiatan gotong royong membuat lubang sampah di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komite Sekolah, Bapak Kasril, dan berlangsung dengan penuh kekompakan serta antusiasme dari seluruh peserta Jumat, 21 November 2025.
Gotong royong ini bertujuan untuk menyediakan fasilitas pengelolaan sampah organik maupun non-organik, sekaligus menanamkan kesadaran kebersihan sejak dini kepada para siswa. Para wali murid dan guru terlihat bahu membahu menggali lubang, membersihkan area sekitar, hingga menata lokasi agar lebih rapi dan mudah digunakan oleh anak-anak.
“Gotong royong ini merupakan salah satu upaya kami untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan kebersihan sekolah. Kami berharap dengan adanya lubang sampah ini, siswa-siswa semakin disiplin membuang sampah pada tempatnya dan lebih peduli dengan kebersihan lingkungan sekolah,” ujar Ketua Komite Sekolah, Bapak Kasril, saat kegiatan berlangsung.
Program gotong royong ini juga menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam mengembangkan partisipasi masyarakat, khususnya para wali murid, untuk bersama-sama menjaga fasilitas sekolah agar tetap nyaman dan sehat.
Kepala SDN 2 Way Petay, Ibu Sri Andayani, turut menyampaikan apresiasinya kepada seluruh wali murid yang hadir.
“Terima kasih kepada para wali murid yang telah meluangkan waktu untuk berpartisipasi dalam kegiatan hari ini. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan secara berkala, karena selain mempererat hubungan sekolah dan masyarakat, juga memberikan contoh nyata kepada anak-anak tentang pentingnya gotong royong dan kepedulian lingkungan,” ujarnya.
Dengan dibuatnya lubang sampah ini, pihak sekolah berharap seluruh siswa dapat semakin tertib dalam membuang sampah dan terbiasa menjaga kebersihan lingkungan, baik di sekolah maupun di rumah. Upaya sederhana ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk budaya bersih dan hijau di lingkungan pendidikan.
(Saka Ard)
Editor : Yanto