Laksamana.id | Mitra –
Kondisi tambang ilegal (PETI) di Ratatotok semakin memprihatinkan! Alam Ratatotok kini berada di ujung tanduk kehancuran!
Ironisnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Arnold Mokosolang memberikan tanggapan di salah satu media online bahwa dirinya tidak mengetahui kalau Kebun Raya yang seharusnya dilindungi kini sudah porak-poranda!Ketua Umum Garda Timur Indonesia (GTI), Fikri Alkatiri, mengecam keras tindakan para pelaku perusakan alam, termasuk Kebun Raya,(15 November 2025).
Fikri menduga bahwa Kadis DLH Minahasa Tenggara (Mitra) telah menerima upeti dari para pelaku perusakan Kebun Raya.
"Bagaimana mungkin Kadis DLH tidak tahu Kebun Raya sudah hancur? Ini jelas aneh! Kami menduga kuat Kadis DLH menerima setoran dari para mafia tambang!" ujar Fikri dengan nada geram.
Editor : Yanto